Tutorial Die Cutting
Die Cutting adalah Prosess Print Stiker namun menjadi Hasil Cutting sudah menjadi Satuan Pcs
Cutting,
bukan masih di lembaran lagi seperti Kiss Cutting.
Untuk Setting Die Cutting Kamu Menggunakan Software Coreldraw dikarenakan Prosess Setting Memberikan Barcode Cutting pada Mesin Die Cutting.

Perhatikan Gambar Di Atas, Tebal Minimal List Stiker Untuk Cutting adalah 0,2cm, Itu untuk Meminimalisir Hasil Cutting Miring dan Tidak Terkena Gambar pada File Print saat di Cutting.

Lalu untuk Bleed Lebihan Stiker Cutting adalah Minimal 0,3cm Keliling atau 0,15cm Tiap Sudut, Seperti Gambar di Atas.
Cara Membuat File Vector Untuk Cutting Menggunakan Adobe Photshop & Adobe Illustrator
1. Buat File JPG Sesuai Pas Ukuran Cutting UK Jadi Stikernya, Lihat Gambar dibawah

2. Buka Adobe Illustrator lalu buat Canvas Baru [Bebas Ukuran], Lalu Masukan File JPG Cutting untuk di ubah menjadi Vector, dengan meng-klick tombol Image Trace, Perhatikan Gambar Bawah

3. Setelah Meng-click tombol Image Trace, akan muncul notif, Kamu Tinggal Tekan OK Saja. Perhatikan Gambar Bawah 1. Saat Layout Pastikan Jarak antara Cutting Stiker (Minimal 0,3cm), Perhatikan Gambar Bawah

2. Lalu Layout Semaksimal Mungkin [Untuk Page 1 Buat Hanya File Print], Contoh Perhatikan Gambar Bawah
Cara Memberikan Barcode Print Stiker Die Cutting :
1. Pergi Ke Tab File Cutting, Lalu Tekan Icon, Perhatikan Panah pada Gambar Bawah

8. Pilih Option Width, Centang Sorting, Cut innerobject first, Sort Starting Point, Cut In colour order, Color Cuttingnya [Cutting Wajib Warna Merah Untuk Die Cutting] lalu Tekan Tombol Apply dan Terakhir Tekan Tombol Cut Out, Perhatikan Panah pada Gambar Bawah
Untuk Setting Die Cutting Kamu Menggunakan Software Coreldraw dikarenakan Prosess Setting Memberikan Barcode Cutting pada Mesin Die Cutting.
Stiker yang bisa di Die Cutting Minimal adalah Ukuran 1cm, dibawah
Ukuran 1cm hasil akan melenceng saat proses Cutting. Hal Pertama,
Kamu Buat Canvas Baru di Corel Draw dengan Ukuran 48x32cm [Landscape], dan buat Ruler Keliling untuk Area Safe Die Cutting [2cm Keliling], Seperti Gambar dibawah
Note Penting :
1. File Cutting Wajib Format Vector
2. File Print Boleh PNG/JPG/JPEG/Vector
1. File Cutting Wajib Format Vector
2. File Print Boleh PNG/JPG/JPEG/Vector
Perhatikan Gambar Di Atas, Tebal Minimal List Stiker Untuk Cutting adalah 0,2cm, Itu untuk Meminimalisir Hasil Cutting Miring dan Tidak Terkena Gambar pada File Print saat di Cutting.

Lalu untuk Bleed Lebihan Stiker Cutting adalah Minimal 0,3cm Keliling atau 0,15cm Tiap Sudut, Seperti Gambar di Atas.
Cara Membuat File Vector Untuk Cutting Menggunakan Adobe Photshop & Adobe Illustrator
1. Buat File JPG Sesuai Pas Ukuran Cutting UK Jadi Stikernya, Lihat Gambar dibawah

2. Buka Adobe Illustrator lalu buat Canvas Baru [Bebas Ukuran], Lalu Masukan File JPG Cutting untuk di ubah menjadi Vector, dengan meng-klick tombol Image Trace, Perhatikan Gambar Bawah

3. Setelah Meng-click tombol Image Trace, akan muncul notif, Kamu Tinggal Tekan OK Saja. Perhatikan Gambar Bawah 1. Saat Layout Pastikan Jarak antara Cutting Stiker (Minimal 0,3cm), Perhatikan Gambar Bawah

2. Lalu Layout Semaksimal Mungkin [Untuk Page 1 Buat Hanya File Print], Contoh Perhatikan Gambar Bawah
3. Untuk [Page 2 Isi Hanya File Cutting Vector] dan berikan
Barcode Die Cutting pada Page 2, Perhatikan Gambar Bawah
Cara Memberikan Barcode Print Stiker Die Cutting :
1. Pergi Ke Tab File Cutting, Lalu Tekan Icon, Perhatikan Panah pada Gambar Bawah
2. Lalu Pilih ke Vulcan FC-500VC, Perhatikan Panah pada Gambar
Bawah
3. Setelah Memberikan Barcode Pada Tab File Cutting, Klick Icon
Sampingnya, Perhatikan Panah pada Gambar Bawah
6. Setelah Select Mesin Cuttingnya Lalu Tekan Icon, Perhatikan Gambar Bawah
7. Selesai Klick Icon pada Step ke 6, akan Muncul Window Baru lagi
dan Klick lagi, Perhatikan Panah pada Gambar Bawah

8. Pilih Option Width, Centang Sorting, Cut innerobject first, Sort Starting Point, Cut In colour order, Color Cuttingnya [Cutting Wajib Warna Merah Untuk Die Cutting] lalu Tekan Tombol Apply dan Terakhir Tekan Tombol Cut Out, Perhatikan Panah pada Gambar Bawah
9. Selesai Klick Tombol Cut Out, akan muncul Save Window otomatis
dengan Nomer Barcode yang dikasih, Perhatikan Panah pada Gambar Bawah

Cara Save File PDF Print Stiker Die Cutting :
1. Hapus File Vector Cutting pada Page 2/Page Cutting, Perhatikan Gambar Panah Gambar Bawah
6. di PDF Setting [Color], Pilih Output Color sesuai warna file Print, Pilih RGB jika Filenya RGB, CMYK jika Filenya CMYK, tapi jika tidak tau bisa pilih Native, Perhatikan Gambar Panah Gambar Bawah

7. di PDF Setting [Objects], Compression Type JPEG, lalu pada Color, Grayscale, Monochrome, Isi ke 900 Semuanya, dan Klick Tombol Save, Perhatikan Gambar Panah Gambar Bawah

Untuk Rename File Die Cutting bisa seperti dibawah

Cara Save File PDF Print Stiker Die Cutting :
1. Hapus File Vector Cutting pada Page 2/Page Cutting, Perhatikan Gambar Panah Gambar Bawah
2. Lalu Pada Page 2, Isi dengan File Print [Page 1] yang sudah
dilayout dengan Copy ke [Page 2], Pastikan Tempatnya sama dengan Layout
Cuttingnya juga sebelum dihapus, agar saat Proses Cutting Di Mesin tidak Geser
dan Pas di Cutting, Perhatikan Gambar Panah Gambar Bawah
3. Setelah Sudah Copy File Print dari [Page 1] ke [Page 2], Ke
File dan Save As, Perhatikan Gambar Panah Gambar Bawah
4. Pilih Format PDF Saat Save, Perhatikan Gambar Panah Gambar
Bawah
6. di PDF Setting [Color], Pilih Output Color sesuai warna file Print, Pilih RGB jika Filenya RGB, CMYK jika Filenya CMYK, tapi jika tidak tau bisa pilih Native, Perhatikan Gambar Panah Gambar Bawah

7. di PDF Setting [Objects], Compression Type JPEG, lalu pada Color, Grayscale, Monochrome, Isi ke 900 Semuanya, dan Klick Tombol Save, Perhatikan Gambar Panah Gambar Bawah

Untuk Rename File Die Cutting bisa seperti dibawah
Hijau = Nama Customer
Kuning = Nama File yang berada didalam
Merah = Ukuran Jadi File
Biru = Bahan Print
Oren = Butuh Berapa Kali Printnya
Abu² = Rename File Wajib, Untuk Die Cutting
Ungu = File Untuk Cuttingnya Nama File jangan diubah, samakan dengan Nomer Barcode pada File Print
Kuning = Nama File yang berada didalam
Merah = Ukuran Jadi File
Biru = Bahan Print
Oren = Butuh Berapa Kali Printnya
Abu² = Rename File Wajib, Untuk Die Cutting
Ungu = File Untuk Cuttingnya Nama File jangan diubah, samakan dengan Nomer Barcode pada File Print























